⛽ Perkembangan Terbaru: Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM, Polisi Kawal Mobil Tangki, SPBU Belum Pulih Sepenuhnya
Pada 15 Oktober, antrean di SPBU Bali masih parah, bahkan di beberapa daerah lebih panjang dari hari sebelumnya. Perkembangan terbaru adalah Pertamina meningkatkan distribusi BBM dengan mendatangkan mobil tangki dari Jawa Timur, sekaligus dikawal polisi menuju SPBU di berbagai lokasi.
Pasokan BBM Bertambah, Tapi Antrean Belum Sepenuhnya Teratasi
Pertamina mengumumkan, selama 14-17 Oktober, mereka mengirim pasokan BBM ke Bali secara bertahap sekitar 57,9 juta liter, termasuk:
- Pertalite: 44,9 juta liter
- Pertamax: 13 juta liter
Selain itu, Pertamina mendatangkan 4 mobil tangki dari Banyuwangi, Jawa Timur ke Bali, masing-masing berkapasitas 16 ribu liter, untuk mempercepat distribusi. Perusahaan juga menambah jumlah sopir mobil tangki dan operator SPBU, serta mengkaji penggunaan motor untuk mengantarkan BBM ke pengendara motor jika sesuai aturan. Polisi mengawal mobil tangki keluar dari Terminal BBM Manggis menuju SPBU di berbagai daerah, mengurangi keterlambatan akibat kemacetan.
Namun, hingga pukul 10.00 pagi 15 Oktober, beberapa SPBU di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Karangasem masih terlihat antrean panjang. Artinya, BBM memang terus berdatangan, tapi belum semua SPBU terisi penuh.
Beberapa daerah antreannya malah makin parah
Pagi hari 15 Oktober, antrean kendaraan di SPBU Besang, Klungkung, meningkat drastis. Laporan lokal bilang panjang antrean hampir 3 kali lipat dari hari sebelumnya, dan beberapa warga sudah mulai ngantre sejak jam 3 pagi.
Di SPBU Subagan, Karangasem, Bali Timur, antrean mobil mengular sampai sekitar 2 km. Di Jembrana juga ada warga yang ngantre dari sore hari sebelumnya sampai pagi berikutnya tapi belum kebagian bensin, dan kendaraan yang ngantre ini mengganggu lalu lintas di jalan utama Denpasar–Gilimanuk.
Situasi ini nunjukkin kalau warga panik dan serbu beli bensin karena khawatir kehabisan, meskipun pasokan bensin baru udah sampai pelabuhan, tetap bisa terjadi kelangkaan lokal karena distribusi yang lambat dan lonjakan permintaan dalam waktu singkat.
Kebijakan kerja dari rumah juga beda-beda
Pemerintah Provinsi Bali awalnya ngumumin work from home (WFH) dan sekolah online dari 15 sampai 17 Oktober. Tapi, Pemerintah Kota Denpasar ngumumin sendiri kalau kantor dan sekolah tingkat kota berlaku WFH dan online pada 15–16 Oktober, dengan catatan pelayanan publik tetap jalan.
Yang perlu dicatat, Gubernur Bali sempat bilang kalau skema distribusi bensin bisa dijalankan dengan cepat, WFH nggak harus diterapkan secara penuh. Jadi, cakupan kebijakan provinsi dan kota bisa beda. Kalau kamu mau urus dokumen ke kantor pemerintah atau ke sekolah, cek dulu pengumuman terbaru dari instansi terkait.
Dampak langsung buat wisatawan
- Penjemputan bandara: Konfirmasi dulu ke supir soal kondisi bensin mobil dan waktu jemput, apalagi kalau penerbangan pagi buta atau tengah malam.
- Sewa mobil dengan sopir: Pastikan supir udah isi bensin sebelum berangkat. Kalau perjalanan lintas daerah, siapin waktu ekstra.
- Sewa motor: jangan nunggu bensin hampir habis baru cari pom bensin, dan jangan panik borongan cuma karena info di medsos.
- Perjalanan jauh: kalau mau ke Bali Utara, Bali Timur, atau arah Gilimanuk, perhatiin bener kondisi pom bensin dan lalu lintas di sepanjang jalan.
- Nginep di Villa: kalau perlu jemput bandara atau tur sehari, tanya dulu ke tempat nginep apakah mereka tahu update terbaru soal situasi BBM.
Yang paling akurat sekarang: distribusi BBM di Bali lagi dipercepat, tapi per 15 Oktober, antrean dan kelangkaan di beberapa daerah masih parah. Buat traveler, atur transportasi berdasarkan kondisi nyata di lapangan, jangan cuma percaya angka tambahan pasokan dari pemerintah yang bilang krisis udah selesai.
🚨 Di Canggu, ada yang diduga jual bensin botolan ke turis asing seharga IDR 200 ribu per botol, polisi lagi selidiki
Selama krisis BBM di Bali, beredar video di medsos yang menunjukkan seseorang pake baju driver ojek online, jual bensin botolan ke turis asing di Canggu, dengan harga selangit: IDR 200.000 per botol.
Penyelidikan awal polisi menyebut, kejadian diduga terjadi pada 14 Oktober siang, di Jalan Batu Mejan, Canggu, Kuta Utara. Botol bensin di video itu kapasitasnya sekitar 1,5 liter. Polisi lagi lacak motor dan orang yang terlibat lewat CCTV sekitar. Karena masih diselidiki, jangan anggap semua detail di video itu udah terbukti.
Polres Badung ngimbau masyarakat: jangan beli atau jual lagi BBM bersubsidi secara ilegal, juga jangan modifikasi tangki atau borong bensin buat dijual lagi cari untung. Pelanggar bisa kena sanksi pidana sesuai hukum Indonesia.
Pengingat buat turis asing
Saat pasokan BBM lagi ketat, beberapa traveler mungkin tergoda beli bensin botolan di pinggir jalan biar perjalanan lancar. Tapi cara ini punya beberapa risiko:
- Harganya bisa jauh lebih mahal dari harga bensin normal.
- Sumber dan kualitas bahan bakar sulit dipastikan.
- Pakai wadah yang nggak sesuai buat nyimpen bensin itu berbahaya.
- Pake seragam ojek online bukan berarti dia penjual bensin resmi.
Kalau kamu sewa motor, saran sih prioritaskan isi bensin di SPBU resmi. Kalau SPBU terdekat lagi kosong, tanya aja ke tempat nginep atau penyewa motor buat cari info kondisi real-nya. Jangan sampai karena takut ketinggalan itinerary, kamu malah nerima harga yang nggak masuk akal.
🛡️ 66 SPBU di Bali Rencananya Beroperasi 24 Jam, Dibantu Personel Militer
Biar antrean panjang dan kelelahan petugas SPBU bisa dikurangi, Gubernur Bali Wayan Koster pada 15 Oktober bilang bakal ngatur personel TNI buat bantu operasional beberapa SPBU di malam hari.
Awalnya direncanakan 66 SPBU di Denpasar yang dapat pengaturan ini, tapi sampai hari itu, sekitar 50 SPBU udah siap dengan dukungan personel. Tiap SPBU diperkirakan bakal dapat satu sampai dua personel TNI buat bantu kerja malam, biar jam operasional bisa diperpanjang.
Langkah ini tujuannya buat meringankan beban petugas SPBU dan jaga layanan bahan bakar tetap jalan di malam hari.
Tapi, buka 24 jam bukan berarti tiap SPBU punya stok bensin yang cukup. Kalau kamu mau isi bensin malam hari, tetap harus cek dulu apakah ada bensin, apakah buka, dan gimana kondisi antreannya.
🌊 BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Selatan Bali, Hati-hati Aktivitas Laut
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia mengeluarkan peringatan kondisi laut pada 15 Oktober, memperkirakan pada 15-18 Oktober beberapa perairan Indonesia berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter, termasuk Samudra Hindia di selatan Bali.
Selama periode ini, traveler yang pergi ke Uluwatu, Jimbaran, dan pesisir selatan Bali wajib perhatikan gelombang, angin, dan pengumuman keamanan di lokasi. Kalau kamu berencana naik feri, ikut aktivitas laut, atau ke pulau lepas, disarankan cek lagi info terbaru dari perusahaan kapal dan pihak terkait di hari keberangkatan.
Perlu diingat, peringatan gelombang bukan berarti semua pantai ditutup atau semua kapal pasti batal; dampak sebenarnya tergantung pada perairan, jenis kapal, cuaca, dan penilaian keamanan operator.
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.