Berita Terbaru Bali|Pembatasan BBM Diperpanjang hingga 23 Oktober, Suhu Panas Berlanjut hingga November, Kabut Asap & Pencegahan Rabies

✏️ 編輯文章

💡 Jawaban Singkat

Rangkuman Berita Bali 21 Oktober 2026: Aturan Ganjil-Genap untuk BBM Diperpanjang hingga 23 Oktober, Musim Kemarau Panas Bisa Berlanjut hingga November, Pemerin…

Antrean SPBU di Bali Mulai Reda! Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober, Pemerintah Janji Perbaiki Pasokan

Krisis distribusi BBM di Bali memasuki babak baru. Setelah berhari-hari antrean panjang di SPBU, kelangkaan di beberapa daerah, dan kemacetan lalu lintas, situasi di beberapa SPBU mulai membaik. Namun, pemerintah provinsi tetap memperpanjang aturan ganjil-genap untuk pengisian BBM hingga Jumat, 23 Oktober 2026, demi mengendalikan kerumunan dan menstabilkan distribusi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengumumkan pada 19 Oktober bahwa pemerintah akan meningkatkan target cadangan BBM Bali dari sekitar 11 hari menjadi 15 hari, dan menambah jumlah kapal tanker menjadi 7 unit. Pemerintah juga membantah isu pemotongan kuota BBM Bali hingga 50%, dan menegaskan bahwa masalah utama kali ini terkait dengan keterlambatan transportasi dan distribusi.

Pertamina juga berkomitmen untuk memperbaiki manajemen distribusi BBM agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Suhu Panas di Bali Diprediksi Bertahan hingga November! Musim Kemarau & El Niño Bikin Makin Gerah

Bali belakangan ini terus diterpa suhu panas. Badan meteorologi memperkirakan kondisi ini bisa berlangsung hingga November. Minimnya hujan di musim kemarau, ditambah efek iklim El Niño, membuat suhu siang hari di beberapa daerah terasa lebih tinggi dan gerah.

Prakiraan cuaca 20 Oktober menunjukkan suhu maksimum di beberapa wilayah Bali bisa mencapai sekitar 34°C. Di pesisir selatan dan perkotaan, sinar matahari siang sangat terik, sementara di pedalaman dan pegunungan mungkin ada variasi suhu dan cuaca yang berbeda.

Ini bukan berarti Bali akan mengalami suhu ekstrem setiap hari, atau November pasti tidak akan hujan. Tetap pantau prakiraan cuaca harian di daerah tujuanmu untuk merencanakan aktivitas.

Tips Travel:

  • Kegiatan outdoor kayak pantai, sawah terasering, dan tempat wisata alam mending dijadwalkan pagi atau sore hari.
  • Bawa air minum sendiri, dan jangan lupa istirahat serta rehidrasi secukupnya.
  • Pas lagi ke pura atau aktivitas outdoor, jangan lupa pakai sunscreen.
  • Kalau tiba-tiba pusing, mual, atau lemas banget, stop aktivitas dan cari tempat teduh.

Kalau kamu berencana ke Bali akhir Oktober, nggak usah khawatir soal cuaca panas sampai batal trip. Tapi usahakan jangan tumpuk semua aktivitas outdoor pas jam 12 siang.

Pantau update cuaca Bali di sini

Langit Bali Kelabu, Warga Curiga Kabut Asap Kebakaran Hutan dari Luar? Pemerintah Bilang Belum Terdeteksi

Pada 20 Oktober, sebagian warga Bali melaporkan langit tampak kelabu dan khawatir itu asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan yang terbawa angin.

Menanggapi hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali menyatakan belum mendeteksi adanya kabut asap dari Kalimantan yang masuk ke Bali. Perubahan warna langit nggak bisa dinilai cuma dari penglihatan mata aja, tetap perlu dicek data kualitas udara, arah angin, dan data meteorologi.

Di sisi lain, Bali sendiri masih menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau. Badan penanggulangan bencana setempat mengumumkan bahwa dalam seminggu terakhir terjadi 10 kebakaran hutan atau lahan di pulau ini, menunjukkan bahwa upaya pencegahan kebakaran di musim kemarau tidak boleh kendur.

Bagi wisatawan, langit yang kelabu saat ini tidak boleh langsung diartikan sebagai kabut asap dari luar daerah yang sudah tiba, dan juga tidak berarti bahwa semua wilayah di Bali mengalami polusi udara yang parah.

Kalau kamu sensitif terhadap kualitas udara, disarankan untuk memantau informasi resmi dari otoritas setempat; jika tercium bau asap yang jelas, jarak pandang menurun, atau ada gangguan pernapasan, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan sementara waktu, dan pilih lingkungan dalam ruangan yang berventilasi baik serta berkualitas udara lebih baik.

Pemerintah Indonesia Perkuat Pencegahan Rabies di Bali, Dorong Pengelolaan Manusia, Hewan, dan Lingkungan Secara Bersama

Pemerintah Indonesia baru-baru ini kembali menjadikan pencegahan rabies di Bali sebagai prioritas kesehatan masyarakat, dan mendorong model ‘One Health’ yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan pengelolaan lingkungan untuk mengurangi risiko penyakit zoonosis seperti rabies.

Unit terkait mengadakan pertemuan evaluasi dan pencegahan di Denpasar pada 15 Oktober, dan mengumumkan arah pengembangan lebih lanjut pada 20 Oktober. Pemerintah menekankan bahwa pencegahan rabies tidak bisa hanya bergantung pada satu sektor, melainkan membutuhkan partisipasi bersama dari pemerintah daerah, dokter hewan, dan komunitas, termasuk vaksinasi anjing, pengelolaan populasi hewan, pemantauan wabah, serta penanganan segera setelah digigit hewan.

Kementerian Pertanian Indonesia tahun ini menyediakan 205.000 dosis vaksin rabies, sementara organisasi internasional menyediakan 580.000 dosis vaksin untuk mendukung Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Angka-angka ini adalah total vaksin yang disediakan untuk kedua wilayah, bukan semuanya hanya untuk Bali.

Bagaimana Wisatawan Mencegah Rabies di Bali?

  • Jangan sembarangan menyentuh anjing asing atau mamalia lain yang tidak dikenal.
  • Meskipun hewan terlihat jinak, jangan memberi makan atau menggodanya secara aktif.
  • Kalau kamu digigit atau dicakar hewan, segera cuci luka dengan air mengalir dan sabun yang banyak, lalu cek ke dokter buat tahu perlu vaksin rabies dan imunoglobulin atau nggak.
  • Jangan anggap remeh cuma karena lukanya kecil atau hewannya keliatan sehat — risiko infeksi tetap ada.

Di Bali masih banyak anjing liar dan anjing peliharaan warga. Kamu nggak perlu panik berlebihan, tapi jaga jarak dan lakukan perlindungan dasar aja.

Pasokan Air di Beberapa Area Gianyar Terganggu, Reservoir Bukit Jati Rusak — Giliran Air Diberlakukan

Pasokan air bersih di beberapa wilayah Kabupaten Gianyar terganggu. PDAM setempat mengumumkan pemberlakuan sistem giliran air karena ada masalah peralatan di Reservoir Bukit Jati.

Pengumuman ini dirilis pada 20 Oktober. Dampak utamanya: beberapa daerah nggak bisa dapat air mengalir seperti biasa. Warga dan pelaku usaha mungkin harus nunggu jadwal giliran.

Informasi yang tersedia saat ini belum cukup buat ngasih daftar lengkap area terdampak dan kapan tepatnya pasokan normal kembali. Jadi jangan langsung menyimpulkan seluruh Gianyar mati air.

Kalau kamu nginep di villa, homestay, atau hotel di sekitar Ubud atau Gianyar, saran sih langsung tanya ke pihak penginapan soal kondisi air — apalagi kalau kamu berencana pakai kolam renang pribadi, mandi outdoor, atau berendam lama.

Kalau penginapanmu terdampak, tanya aja apakah mereka punya tangki cadangan atau sistem pasokan alternatif. Ini masalah lokal aja, belum ada bukti kuat kalau seluruh area wisata utama di Bali kekeringan air.

🗺️ Trip Planner Bali

Ceritakan gaya liburanmu — langsung dapat panduan area & rekomendasi tempat wisata yang pas

Rencanakan Liburanku →
💬 Ikut Diskusi Diskusi di Forum →
  • Memuat⋯