1. Waspada Musim Hujan! Bali Minta Aktivitas Wisata Berisiko Tinggi Dihentikan Sementara
Seiring Bali mulai memasuki musim hujan, Pemerintah Provinsi Bali mulai memperketat pengelolaan keselamatan aktivitas wisata.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, pada 6 November meminta dinas pariwisata dan pelaku industri untuk mengevaluasi ulang lokasi berbagai aktivitas wisata, terutama kegiatan outdoor yang memanfaatkan bentang alam.
Jika lokasi kegiatan memiliki risiko bencana tinggi — seperti rawan longsor, banjir, atau terdampak cuaca ekstrem — pemerintah meminta aktivitas tersebut dihentikan sementara demi keselamatan wisatawan dan pekerja.
Area yang diprioritaskan untuk evaluasi ulang meliputi:
- Jalan Singaraja–Denpasar (utara ke Denpasar)
- Rute Singaraja–Gobleg
- Kintamani
- Karangasem (卡朗阿森) sebagian jalan dan area
Dinas Pariwisata Bali berencana berkoordinasi dengan pelaku usaha melalui surat edaran resmi untuk mengonfirmasi lebih lanjut lokasi-lokasi berisiko tinggi.
Kebijakan ini bukan berarti semua tempat wisata outdoor di Bali akan ditutup, melainkan hanya mengevaluasi aktivitas dan lokasi yang memiliki risiko keamanan yang jelas.
Buat kamu yang traveling di musim hujan, kalau mau ke air terjun, pegunungan, hutan, atau tempat wisata outdoor lainnya, disarankan cek dulu kondisi setempat sebelum berangkat biar nggak kena dampak cuaca ekstrem.
2. Proyek Kereta Bandara Bali ke Canggu Tembus Rp2 Triliun Lebih! Rencananya Dibangun Dua Tahap
Ada kabar baru lagi soal pembangunan transportasi di Bali.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, bilang pemerintah udah siapin anggaran sekitar Rp2 triliun lebih buat pembangunan sistem kereta api atau trem di Bali.
Rencana keseluruhan dibagi jadi dua tahap:
- Tahap 1: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sampai Legian
- Tahap 2: Legian lanjut ke Canggu, lewat Seminyak
KAI bilang, seluruh pembangunan diperkirakan butuh waktu sekitar dua tahun.
Yang diumumkan sekarang masih sebatas rencana pembangunan dan arah anggaran, belum ada tanggal resmi mulai konstruksi dan detail operasional lengkap.
Kalau nanti benar-benar terealisasi, jalur transportasi ini berpotensi menghubungkan bandara Bali dengan kawasan wisata utama di selatan. Buat Kuta, Legian, Seminyak, dan Canggu yang selama ini sering macet parah, ini jelas punya arti penting buat perkembangan.
Tapi, apakah trem ini bisa efektif ngurangin macet, ya tetap tergantung rute aktual, perencanaan halte, sistem antar-jemput, dan pengaturan operasionalnya.
3. Denpasar Gelontorkan Rp14 Miliar untuk Normalisasi 40 Sungai & Drainase! Target Rampung Akhir November
Biar risiko banjir musim hujan berkurang, Pemerintah Kota Denpasar terus dorong proyek normalisasi sungai dan drainase.
Berdasarkan info yang dirilis 7 November, Pemkot Denpasar pakai anggaran tambahan 2026 sebesar Rp14 miliar buat mengeruk dan menormalisasi sekitar 40 titik sungai dan drainase.
Lokasi yang lagi dikerjakan sekarang meliputi:
- Tukad Rangda
- Tukad Punggawa
- Tukad Ngenjung
- Tukad Loloan
Di antaranya, pendangkalan sungai Tukad Rangda di kawasan Panjer cukup parah — sebagian sudah mencapai setengah lebar sungai. Pemerintah kota sedang mempercepat proses pembersihan.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyatakan proyek ini ditargetkan selesai pada akhir November 2026.
Pemerintah kota juga menyebut, beberapa bagian sungai sulit dijangkau alat berat karena jalan sempit, sehingga progres pengerjaan jadi terbatas.
Selain pengerukan oleh pemerintah, warga juga diimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai, supaya kapasitas drainase tidak menurun dan risiko genangan serta banjir di musim hujan bisa diminimalisir.
4. Festival Seni dan Budaya Badung Kembali Digelar! Festival Seni dan Budaya XV Berlangsung hingga 16 November
Buat kamu yang suka budaya tradisional Bali, wajib banget cek festival seni dan budaya Badung yang lagi berlangsung sekarang.
Festival Seni dan Budaya XV dibuka pada 4 November di Balai Budaya Giri Nata Mandala, pusat kebudayaan Pemerintah Kabupaten Badung.
Acara budaya ini kembali digelar setelah dua tahun vakum. Tahun ini rencananya berlangsung selama 13 hari, sampai 16 November.
Rangkaian acaranya meliputi:
- Lomba tari tradisional Telek Bebadungan
- Pertunjukan gamelan tradisional Gong Kebyar
- Pertunjukan gamelan anak-anak, dewasa, dan wanita
- Lomba tari tradisional Bapang Barong
Acara utamanya digelar di sekitar pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.
Beda sama pertunjukan turis biasa, festival seni budaya kayak gini lebih fokus ke pelestarian dan pewarisan seni lokal, sekaligus bikin traveler bisa lebih dekat sama budaya komunitas Bali.
Kalau kamu lagi nginep di Seminyak, Canggu, atau Jimbaran, boleh banget masukin Badung Cultural Arts Festival ke itinerary. Tapi sebelum berangkat, mending cek dulu jadwal acara dan susunan pertunjukan aktual di hari itu.
5. Prakiraan Cuaca Bali 8 November: Berawan, Ombak di Perairan Selatan Bisa Capai 2,5 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bali (BBMKG) merilis prakiraan cuaca untuk 8 November, di mana secara keseluruhan Bali diperkirakan berawan.
Prakiraan cuaca hari ini:
- Cuaca: Berawan
- Suhu: 19°C – 33°C
- Kelembapan: 60% – 97%
- Kecepatan angin: 4 – 37 km/jam
- Tinggi gelombang di perairan utara Bali: 0,5 – 1,25 meter
- Tinggi gelombang di perairan selatan Bali: 0,75 – 2,5 meter
Badan meteorologi juga mengingatkan bahwa di Selat Lombok, selatan Selat Bali, Selat Badung, dan perairan selatan Bali, gelombang bisa mencapai 2 meter atau lebih.
Kalau kamu ada rencana ke Nusa Penida, Lembongan, atau trip pakai speedboat lainnya, mending konfirmasi ulang ke pihak kapal dan cek kondisi laut terkini sebelum berangkat.
Selama musim hujan di Bali, cuaca dan kondisi laut bisa berubah-ubah dan memengaruhi aktivitas outdoor serta transportasi laut. Jadi, siapkan jadwal yang fleksibel, ya.
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.