Pas liburan ke Bali, banyak orang beli tas anyaman, baju khas, atau kerajinan tangan sebagai oleh-oleh. Tapi pernah kepikiran nggak, kalau sandal yang keliatan biasa aja ternyata bisa dibuat dari ban bekas?
Indosole dari Bali beneran mewujudkan ide ini jadi bisnis nyata.
Merek ini pakai ban daur ulang sebagai sol sepatu, dipaduin sama bahan lain dan model simpel, jadilah sandal dan selop yang nyaman dipake sehari-hari. Mereka nggak ngandelin motif Bali yang mencolok buat narik perhatian, tapi berangkat dari masalah nyata: ban bekas yang biasanya dibuang, masih bisa punya fungsi baru nggak?
Kalau kamu suka desain ramah lingkungan, gaya outdoor, atau pengen kenal merek lokal Bali yang beda, Indosole layak masuk wishlist kamu.
Cerita Merek | Sandal Rusak, Memicu Ide Baru
Kisah Indosole dimulai tahun 2004.
Pendirinya, Kyle Parsons, lagi liburan ke Bali. Pas jalan-jalan di Seminyak, sandalnya tiba-tiba rusak. Di toko lokal, dia nemu sandal dengan sol dari ban, dan kaget nemuin bahan yang biasanya dianggap sampah ternyata bisa jadi barang sehari-hari yang awet.
Penemuan ini bikin dia mikir: kalau ban tahan lama, kenapa nggak dipake ulang buat bikin sepatu yang beneran enak dipake?
Tahun 2009, Indosole resmi meluncurkan produk pertamanya. Cara pembuatan awalnya cukup simpel: ban bekas dipotong jadi sol sepatu, lalu digabung dengan material upper lainnya, dan bekerja sama dengan pengrajin lokal di Indonesia untuk perlahan meningkatkan kualitas produk dan proses produksinya.
Tapi, brand ini juga sadar kalau cuma punya konsep ramah lingkungan aja nggak cukup. Kalau sepatunya nggak enak dipakai atau nggak keren, konsumen pasti nggak bakal beli lagi. Makanya, Indosole kemudian lebih banyak investasi waktu buat riset material dan teknologi produksi, biar bisa dapet keseimbangan antara daur ulang, kenyamanan, dan tampilan.
Nah, ini yang bikin Indosole menarik banget: mereka nggak maksa kamu buat nerima sepatu jelek demi lingkungan. Sebaliknya, mereka pengen kamu suka dulu sama sepatunya, baru kemudian kenal lebih dalam konsep ramah lingkungan di baliknya.
Desain Ramah Lingkungan|Ban Bekas Beneran Bisa Jadi Sol Sepatu?
Ban itu tahan banget, tapi masalah ban bekas selalu jadi isu lingkungan. Kalau nggak didaur ulang dengan benar, bisa memakan tempat lama dan menimbulkan masalah lingkungan lainnya.
Indosole milih buat ngolah ulang ban bekas jadi sol sandal dan selop, kasih kehidupan baru buat material yang tadinya bakal dibuang.
Brand ini kemudian ngembangin teknologi sol sepatu dari ban daur ulang yang namanya SETT, dan pada 2018 ngeluarin seri ESSNTLS yang pakai teknologi ini.
Menurut formula yang diumumkan brand, sol jenis ini terdiri dari 40% ban daur ulang, 30% karet alam, dan 30% material baru. Artinya, produk ini nggak seluruhnya terbuat dari ban bekas, tapi menggabungkan material daur ulang dengan material lain buat bikin sol yang nyaman dipakai.
Brand ini juga terus coba-coba pakai material lain yang tadinya bakal dibuang, biar sumber daya bisa dimanfaatin lebih maksimal.
Tentu saja, material daur ulang bukan berarti produk ini nol dampak lingkungan — proses produksi, pengiriman, dan masa pakai tetap memengaruhi performa lingkungan secara keseluruhan. Tapi setidaknya, mengubah ban bekas jadi barang sehari-hari kasih alternatif selain dibuang begitu aja.
Keunggulan Produk|Bukan Cuma Sendal Jepit, Ada Juga Sandal dengan Gaya Lain
Produk Indosole fokus ke gaya santai, outdoor, dan daily look. Tampilannya nggak banyak hiasan ribet, yang diutamakan adalah bahan, struktur sol, dan kenyamanan pas dipakai.
Sendal Jepit|Item Paling Ikonik buat Sehari-hari

Sendal jepit jadi salah satu produk paling ikonik dari brand ini, cocok banget buat liburan pantai, santai sehari-hari, atau jalan-jalan di sekitar hotel.
Desainnya biasanya simpel dan minimalis, gampang dipaduin sama celana pendek, baju renang, kaos, atau baju linen. Buat kamu yang nggak mau beli perlengkapan traveling yang terlalu mencolok, model kayak gini gampang dibawa pulang dan dipake lagi di keseharian.
Sandal Silang|Lebih Bergaya dari Sendal Biasa

Kalau kamu kurang suka sendal jepit tradisional, cobain deh sandal silang dari brand ini.
Modelnya beda dari segi cara nutup kaki, dan secara visual lebih berlapis. Cocok dipadu sama celana panjang santai, dress, atau outfit liburan. Beberapa seri juga punya pilihan warna yang bisa kamu sesuaikan sama gaya pribadi.
Model Platform & Sepatu Bergaya Outdoor

Indosole juga punya beberapa model wanita dengan sol yang agak ditinggikan, plus sandal yang lebih cocok buat aktivitas outdoor.
Kalau kamu nggak cuma mau sandal jepit pantai, tapi sepatu santai yang bisa dipadu-padankan dengan berbagai outfit, coba bandingin beberapa seri. Tapi, setiap model punya struktur sol, berat, tingkat coverage, dan kenyamanan yang beda-beda, jadi mending cek detail produk dulu sebelum beli.
Sol yang awet, bukan berarti cocok di semua permukaan
Ban bekas itu terkenal tahan lama, makanya brand ini pilih bahan itu buat sol sepatu.
Tapi, rasa pas di kaki tetap tergantung dari desain sepatu, dukungan insole, struktur tali, dan bentuk kaki kamu. Kalau mau dipake jalan kaki lama, saran sih perhatiin kenyamanan; pas di lantai licin, jangan mentang-mentang solnya dari ban bekas terus yakin nggak bakal selip.
Indosole itu brand asli Bali?
Cerita brand Indosole berawal dari Bali, dengan gaya hidup Bali, kerajinan Indonesia, dan desain daur ulang sebagai ciri khasnya.
Awalnya, brand ini kerja sama dengan pengrajin Indonesia, mulai dari motong ban bekas manual buat sol, lalu pelan-pelan ningkatin produk dan cara produksinya. Lama-lama, Indosole ngembangin berbagai seri produk, dari sandal daur ulang yang simpel jadi brand sepatu santai yang lebih lengkap.
Brand ini juga udah dapet sertifikasi B Corporation (B Corp), yang fokus pada kinerja sosial dan lingkungan perusahaan, bukan cuma produknya aja.
Jadi, keunikan Indosole bukan cuma ‘bikin sendal dari ban bekas’, tapi juga nyoba gabungin bahan daur ulang, desain produk, dan tanggung jawab perusahaan.
Kalau selama ini bayangan kamu tentang Bali cuma anyaman rotan, ukiran kayu, dan kerajinan tangan, Indosole kasih perspektif baru soal brand lokal: konsep ramah lingkungan nggak harus dikemas dengan jargon-jargon yang terasa dipaksakan, bisa juga diwujudkan dalam bentuk sandal yang nyaman dipakai setiap hari.
Beli Beneran|Bisa Dikirim ke Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia Nggak Sih?
Indosole nggak cuma dijual di Bali, mereka juga punya toko online untuk berbagai wilayah, dan di beberapa negara ada juga kerja sama dengan toko ritel fisik.
Taiwan|Bisa Langsung Beli dari Website Resmi
Konsumen di Taiwan bisa cek berbagai model dan harga lewat official online store mereka.
Website resmi: https://www.indosole.com.tw/
Sekarang yang terpajang di website ada sandal jepit, sandal selop tali silang, sandal outdoor, dll. Contoh harga: sandal jepit sekitar USD$35 sampai USD$41, sandal selop tali silang sekitar USD$51 sampai USD$54, dan beberapa model outdoor sekitar USD$67. Harga dan ketersediaan barang tergantung info di website saat kamu beli ya.
Hong Kong|Bisa Pesan Lewat Website Resmi Singapura
Konsumen Hong Kong bisa pakai website resmi Indosole Singapura, yang menyediakan layanan pengiriman ke Hong Kong.
Website resmi: https://indosole.com.sg/
Sebelum checkout, saran cek dulu minimum belanja untuk gratis ongkir, estimasi waktu pengiriman, dan aturan retur/penukaran untuk pesanan lintas negara. Pesanan internasional biasanya nggak bisa langsung ditukar — kalau ukurannya nggak pas, cara penyelesaiannya bisa beda sama pesanan lokal Singapura.
Singapura|Ada official online store, juga ada titik penjualan fisik
Singapura punya official online store Indosole, plus beberapa titik penjualan fisik rekanan.
Salah satunya, The Green Collective di Funan Mall, jadi andalan brand ini di Singapura — di sini kamu bisa nemuin berbagai model selop, sandal, dan beberapa koleksi lainnya.
Official website: https://indosole.com.sg/
Stok model dan ukuran di toko fisik mungkin nggak lengkap. Kalau mau nyobain model tertentu, mending konfirmasi stok dan jam buka dulu sebelum berangkat.
Malaysia|Pesan online & toko fisik di Kuala Lumpur
Konsumen di Malaysia bisa pesan lewat official website Indosole Singapura — websitenya melayani pengiriman ke Malaysia.
Official website: https://indosole.com.sg/
Kalau mau liat langsung barangnya, cek juga Shop Unplug di Kuala Lumpur. Toko ini jual beberapa model Indosole, termasuk selop, sandal cross-strap, dan model santai lainnya.
Informasi Toko Fisik:
Shop Unplug, Bangsar Village 2, Kuala Lumpur.
Selain itu, Batik Boutique di Desaru Coast, Johor juga menjual beberapa sandal Indosole. Stok dan produk di setiap toko bisa berbeda, jadi mending cek dulu sebelum ke sana.
Bali|Lagi Travel? Mampir Langsung ke Tokonya
Kalau kamu udah punya rencana liburan ke Bali, Indosole juga punya toko fisik yang worth it buat disinggahi.
Lokasi toko resmi brand ini meliputi:
- Canggu, sekitar Echo Beach
- Canggu, Batu Bolong
- Uluwatu
- Ubud
- Padang Luwih Outlet di Dalung
Toko di Ubud ada di Jl. Gootama No.3; kalau di Canggu ada beberapa titik yang dekat pantai dan pusat keramaian. Kalau rute perjalananmu sudah melewati tempat-tempat ini, kamu bisa mampir sambil jalan-jalan — nggak perlu khusus nyari cuma buat beli sepatu.
Alamat toko dan info terbaru: https://indosole.id/pages/store-locator
Catatan belanja: Harga, ongkir, stok, dan kebijakan retur di tiap website resmi bisa beda-beda. Kalau mau beli pas liburan, mending cek dulu ke tokonya langsung — pastikan model dan ukuran yang kamu mau ada. Kalau milih beli online lintas negara, perhatikan juga kemungkinan kena bea masuk.
Oleh-oleh Bali: Beli di Mana Saja?
- Mau Beli Kerajinan Tangan Rumah Tangga di Bali? 3 Rute Belanja Lokal di Ubud, Seminyak & Canggu
- 【Rekomendasi Netizen】6 Kategori, 20+ Rekomendasi Oleh-oleh Bali: Pilihan Terbaik untuk Mengabadikan Kenangan Berharga
- Panduan Berburu Barang Dekorasi Rumah Berkualitas, Bawa Pulang Suasana Liburan Tropis!
- Souvenir Seni Khas Bali: Ubah Kenangan Perjalanan Jadi Koleksi Abadi
- 【Peringatan Wisata Bali】Oleh-oleh Bali Ini Gak Boleh Dibawa ke Taiwan! Pahami Aturan Bea Cukai Taiwan Sekali
Yang Dibawa Pulang, Belum Tentu Oleh-Oleh Biasa
Bali punya banyak brand lokal yang keren, dan Indosole salah satunya. Ceritanya bermula dari sendal jepit yang rusak, lalu berkembang jadi brand yang pakai ban bekas buat bahan sepatu.
Produknya mungkin nggak cocok buat semua orang, tapi kalau kamu suka gaya simpel dan santai, plus pengen barang yang punya cerita unik, Indosole worth it banget buat dikenal.
Pas liburan ke Bali nanti, selain tas anyaman, kain batik, dan kerajinan tangan, coba juga lihat-lihat brand lokal yang bawa konsep ramah lingkungan ke dalam desain sehari-hari.
Soalnya, oleh-oleh paling worth it itu nggak harus yang namanya ‘Bali’ banget. Yang penting bisa kamu pakai terus setelah liburan, bahkan bikin kamu inget cerita seru di balik perjalanan ini — itu juga kenangan yang manis.
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.