Kalau kamu pikir oleh-oleh wajib dari Bali cuma tas anyaman, kain sarung, dan kerajinan tangan, mending kenalan dulu sama STELAR.
STELAR adalah brand desain yang lahir dari Bali. Mereka memadukan teknik anyaman tradisional Indonesia ke dalam desain tas modern, jadilah koleksi yang santai ala liburan tapi tetap kece buat dipakai sehari-hari. Brand ini bahkan pernah masuk ke Selfridges di Inggris dan Lane Crawford di Hong Kong — bukti kalau kerajinan tangan Indonesia punya potensi desain yang gak main-main.

Cerita Brand|Dari Pengrajin Bali ke Pasar Global
STELAR didirikan oleh Lorna Watson. Sebelumnya dia udah malang melintang di industri perhiasan dan barang mewah, sampai akhirnya bertemu dengan keluarga pengrajin anyaman turun-temurun di Bali Timur. Dari situlah dia nemu inspirasi desain.
Tujuannya bukan sekadar bungkus ulang anyaman tradisional, tapi lewat desain modern, dia ingin bikin kerajinan yang udah diwariskan turun-temurun ini tetap relevan dan dicintai pasar yang lebih luas.
Dari koleksi pertama sampai tembus retail mewah internasional, STELAR perlahan membangun identitas brand-nya sendiri. Kini anyaman Bali bukan cuma oleh-oleh wisata, tapi udah jadi produk desain yang layak bersaing di panggung fashion global.
Ciri Khas Desain|Material Alami & Anyaman Tangan
Produk STELAR mengandalkan anyaman tangan sebagai ciri khasnya, menggunakan serat tanaman alami, bambu, dan kulit sebagai material, memadukan kerajinan tradisional dengan siluet modern.
Desain brand ini nggak terlalu banyak pakai hiasan yang ribet, tapi lebih menonjolkan tekstur material, detail anyaman, dan struktur tasnya. Mulai dari tote bag dan sling bag yang cocok buat sehari-hari, sampai clutch, dompet, topi, dan aksesori lain yang pas buat liburan — semuanya bisa kamu temukan dengan gaya yang berbeda-beda.
Kalau kamu suka material alami tapi nggak mau beli tas produksi massal yang kaku, desain STELAR worth it buat dilirik. Tas ini tetap punya nuansa alami anyaman tangan, tapi lebih modern dan stylish dibanding oleh-oleh anyaman tradisional biasa. Cocok banget dipaduin dengan dress, baju linen, atau outfit kasual simpel.
Bukan cuma tas, tapi juga peduli sama pengrajin di baliknya
Visi brand STELAR nggak cuma soal desain produk, tapi juga soal melestarikan keterampilan tradisional dan mengembangkan komunitas pengrajin.
Brand ini bilang kalau produknya dibuat oleh komunitas pengrajin dari berbagai daerah, bukan semuanya diproduksi massal di pabrik besar. Beberapa barang bahkan punya identitas digital khusus, biar konsumen bisa tahu lebih dalam soal proses pembuatan dan siapa pengrajin di balik produk tersebut.
Untuk produk anyaman tangan, setiap karya bisa sedikit berbeda tergantung material dan proses pembuatannya — ini yang bikin barang handmade beda sama produk massal.
Apakah STELAR termasuk brand internasional mewah?
STELAR bukan brand mewah besar kayak Chanel atau Loewe. Ini lebih ke brand yang mengedepankan kerajinan tangan, desain, dan kolaborasi dengan para pengrajin.
Tapi, brand ini sempat masuk ke gerai internasional kayak Selfridges, Lane Crawford — artinya desainnya udah dilirik pasar global. Mereka juga konsisten ngangkat kerajinan tradisional, kerja sama komunitas, dan konsep keberlanjutan. Rencananya, tahun 2026 bakal dapet sertifikasi B Corporation.
Jadi, daripada ngeliat STELAR sebagai barang mewah ala konvensional, lebih cocok disebut brand khas yang bawa kerajinan tangan Bali dan Indonesia ke pasar desain internasional.
Di mana bisa beli STELAR?
Mau lihat koleksi tas dan aksesoris lengkap? Langsung aja cek website resmi brand:
Situs resmi: https://www.thisisstelar.com/
Saat ini brand melayani pembelian online. Kalau soal apakah ada toko fisik atau outlet tetap di Bali, saran sih konfirmasi dulu ke brand sebelum belanja.
Penutup|Pas ke Bali, kenalan yuk sama brand lokal yang beda
Serunya belanja di Bali nggak cuma soal oleh-oleh murah, tapi juga bisa kenalan sama brand yang gabungin budaya lokal, kerajinan tradisional, sama desain modern.
Keunikan STELAR tuh mereka nggak bikin anyaman tradisional biasa aja. Lewat desain, keterampilan tangan ini bisa masuk ke keseharian lebih banyak orang.
Kalau kamu suka bahan alami, detail handmade, dan tas desain yang anti mainstream, pas liburan ke Bali nanti, wajib masukin STELAR ke wishlist belanja. Daripada cuma beli suvenir bertuliskan nama tempat wisata, milih barang yang beneran kamu suka dan tau cerita di balik desainnya — itu sih lebih worth it.
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.